Opini & Hikmah

Ketika Perbedaan Tidak Lagi Menjadi Alasan untuk Berjarak

Oleh: admin | Minggu, 2 Agustus 2026

OPINI


Perbedaan adalah bagian dari kehidupan.

Dalam tradisi keilmuan Islam, perbedaan pendapat bukan sesuatu yang asing. Para ulama sejak dahulu berdiskusi, menguji argumentasi, dan menemukan pandangan yang berbeda dalam berbagai persoalan.

Yang perlu dijaga bukan agar semua orang selalu sepakat.

Yang perlu dijaga adalah adab ketika tidak sepakat.


Di zaman ketika sebuah pendapat dapat tersebar kepada ribuan orang hanya dalam hitungan detik, kemampuan untuk berbeda dengan tenang menjadi semakin penting.

Kita boleh memiliki pandangan yang berbeda.

Kita boleh meyakini pendapat yang berbeda.

Tetapi perbedaan tidak harus membuat kita kehilangan persaudaraan.

Sebab ukhuwah tidak dibangun karena kita selalu berpikir sama.

Ukhuwah justru menemukan maknanya ketika kita mampu tetap menghormati saudara kita meskipun terdapat perbedaan.


Di ruang publik, terutama di media sosial, kita sering lupa bahwa di balik sebuah akun terdapat manusia.

Ada keluarga.

Ada kehidupan.

Ada kehormatan yang juga harus dijaga.


Karena itu, sebelum menyampaikan sesuatu, mungkin ada baiknya kita bertanya kepada diri sendiri:

Apakah yang akan saya katakan benar ?

Dan setelah itu:

Apakah cara saya menyampaikannya juga baik ?


Kebenaran membutuhkan ilmu.

Tetapi menyampaikan kebenaran membutuhkan hikmah.


— Editorial